0

MEMBUAT GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL, DAN DIAGONAL DENGAN OPEN GL MENGGUNAKAN DEV C++

Posted by Unknown on 04.52
Apa itu openGL? openGL adalah program aplikasi interface yang digunakan untuk mendefinisikan komputer grafis 2D dan 3D. Program platform API ini umumnya untuk menetapkan standar dalam industri komputer pada jenis interaksi komputer grafis 2D dan juga menjadi alat yang biasa digunakan dengan grafis 3D juga.
Singkatan dari opengl Graphics Library, opengl menghilangkan kebutuhan untuk pemrogram dan menulis ulang bagian grafis dari suatu sistem operasi setiap kali akan meng-upgrade ke versi baru dari sistem. OpenGL dikembangkan oleh Silicon Graphics Inc (SGI) pada tahun 1992 dan banyak digunakan dalam CAD, virtual reality, visualisasi ilmiah, visualisasi informasi, simulasi penerbangan, dan video game.

Fungsi dasar dari OpenGL adalah untuk mengeluarkan koleksi khusus dari executable atau perintah ke sistem operasi. Dengan demikian, program ini bekerja dengan perangkat keras grafis yang sudah ada yang berada pada hard drive atau sumber tertentu lainnya. Setiap perintah di set rancang untuk melibatkan tindakan gambar tertentu, atau meluncurkan efek khusus tertentu yang terkait dengan grafis.
Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang tugas saya dalam membuat garis vertikal, horizontal dan diagonal dalam tugas mata kuliah saya yaitu Graphic Komputer dan Pengolahan Citra. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
Langkah pertama, klik file -> new -> project. Lalu munculah tampilan seperti ini
 Klik Multimedia -> pilih OpenGL -> kemudian Ok. Lalu save file dengan extensi .dev
Setelah disave, akan muncul source code standard dari openGL yaitu gambar segitiga yang berputar-putar.
ubah source kode yang akan kita buat yaitu yang pertama source kode garis Horizontal seperti dibawah ini :
Lalu setelah selesai, save source code dengan format (.cpp). save source code nya dengan format (.cpp).
  Setelah itu, kita compile (Ctrl+f9) . Jika source code yang kita masukan sudah benar, maka akan muncul tampilan seperti ini :

Lalu run dengan (ctrl+10) maka outputnya seperti ini :
HORIZONTAL
Ubah kembali source code selanjutnya yaitu garis vertikal :
Compile dan Run kembali seperti langkah sebelumnya maka hasil outputnya seperti ini :
VERTIKAL
SOURCE CODE DIAGONAL
 OUTPUTNYA :
DIAGONAL
Selesai.
Demikianlah tulisan dalam tugas saya kali ini, semoga bisa berguna bagi pembaca khususnya bagi saya sebagai penulis. Mohon maaf jika ada salah kata dalam penulisan. Terima Kasih.

Referensi : 
http://rahmat-septiansyah.blogspot.com/

http://www.qbonk.net/
http://prajuritnusantara.blogspot.com/2013/10/membuat-garis-horizontal-vertikal-dan.html
 




0

WAJAH BAHASAKU KINI

Posted by Unknown on 23.47
Di Indonesia sendiri memiliki 700 lebih bahasa daerah dan sudah banyak perkembangan bahasa yang menjadi banyak perubahan yang masuk baik dari luar atau dari dalam negeri sendiri. Bahkan masyarakat perkotaan yang sangat mudah menerima unsur bahasa yang masuk sehingga lebih mudah dipahami yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa itu sendiri.
Maraknya penggunaan bahasa gaul dikalangan anak muda saat ini menjadi booming banyak yang diperkenalkan melalui media sosial, media elektronik seperti televisi. Banyak yang menggunakan bahasa gaul ini dari kalangan anak muda yang sering menonton acara sinetron di televisi bahkan bukan hanya anak muda sampai masyarakat perkantoran pun sudah banyak menggunakan bahasa gaul ini.
Sebagai contoh yaitu 'miapah' = demi apa, 'ciyus'=serius dan masih banyak bahasa lainnya yang semakin marak berkembang. Kata-kata seperti itu justru terdengar lumrah atau biasa saja bagi kalangan yang khusus nya anak muda. Bahaya nya penggunaan bahasa seperti ini terkadang membuat masyarakat itu sendiri tidak sadar diri, semisalnya anak muda yang menggunakan bahasa gaul dengan terbiasa mengakibatkan berbicara dengan orang tua tutur nya akan rusak sehingga bisa saja terjadi kesalahpahaman pembicaraan.
Untuk kedepannya, agar bahasa seperti ini tidak terus menyebarluas, harus ada tindakan agar bahasa Indonesia terus diperhatikan supaya tetap digunakan selayaknya kita berbicara dengan tutur bahasa yang baik jika tidak bisa berbahaya sekali karena banyak pengaruh bahasa daerah lain atau bahkan bahasa asing sekalipun.
Untuk itu, sudah selayaknya kita sebagai masyarakat Indonesia harus selalu menjaga bahasa Indonesia dengan tutur terbaiknya karena bahasa Indonesia adalah alat pemersatu bangsa dan juga sebagai ciri dari identitas bangsa Indonesia itu sendiri dan mempertahankan agar tidak ada terjangan pengaruh bahasa lain.

0

OPINI TENTANG BUDAYA INDONESIA

Posted by Unknown on 01.08
Sebelumnya, apa yang ada dalam fikiran kalian jika berkata negara Indonesia ini ? Indonesia sering dikatakan negara kepulauan karena memiliki kurang lebih 17.000 pulau dan kaya dengan akan budaya nya yang memiliki 742 bahasa daerah dan memiliki 33 provinsi dengan adat yang masing-masing berbeda. Dengan kekayaan yang Indonesia miliki saat ini tidak bisa dipungkiri jika banyak wisatawan lokal maupun wisatawan asing sekaligus tertarik dengan budaya yang dimiliki Indonesia.
Beberapa waktu lalu ada berita tentang pengklaim-an kebudayaan yang kita miliki saat ini yang direbut oleh negara lain, dan banyak sebagian masyarakat kita sudah sepantasnya 'mengamuk' jika kebudayaan yang memang sampai saat ini adalah asli dari tanah air tercinta kita ini. Hal itu wajar jika kita yang mempunyai rasa nasionalisme untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia yang kita miliki.
Untuk melindungi kebudayaan kita ini sudah sepantasnya pemerintah melakukan kebijakan-kebijakan tertentu, mungkin bisa dengan cara UU yang diperjelas, membuat dokumen dokumen yang detail mengenai budaya yang kita miliki. Sehingga jika suatu saat negara lain mengakui kebudayaan yang dimiliki Indonesia segan dengan kita karena kita mempunyai bukti yang lebih kuat dengan adanya UU atau bukti dokumen yang detail.
Saya selaku generasi bangsa Indonesia ingin mengajak masyarakat khusunya para pembaca blog ini agar kita sama-sama menjaga dan mempelajari kebudayaan bangsa Indonesia yang sangat kaya ini. Budaya Indonesia mampu membuat wisatawan asing tertarik bahkan ikut mempelajari kebudayaan yang kita miliki misalnya tarian, alat musik tradisional dll. Kita harusnya bisa lebih daripada itu bukan hanya melihat dan senang jika orang asing yang mempelajari itu semua.
Jika kalian ikut peduli dengan kebudayaan yang kita miliki dan tahu apa arti kekayaan budaya Indonesia , saya yakin anda semua akan tertarik dengan budaya Indonesia ini. Jujur saya sendiri sebagai generasi muda sangat ingin juga mempelajari kebudayaan yang kita miliki saat ini, mungkin tidak harus kita datangi satu persatu budaya nya tetapi cukup mempelajari saja kita sudah cukup bisa dikatakan rasa nasionalisme yang memang menjaga dan melestarikan budaya ini.
Harapan saya kedepannya mungkin sama dengan masyarakat lain yaitu berharap agar tidak ada pencurian kebudayaan, menjelekannya dan tidak ada pihak yang dirugikan, mari sama-sama kita jaga dan lestarikan budaya Indonesia yang sangat kaya ini agar dunia bisa melihat Indonesia sebagai negara yang besar dan kaya akan kebudayaan nya. Saya sering mendengar pepatah seperti ini "Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai kebudayaanya sendiri". Semoga kita semua mempunyai rasa Nasionalisme yang sama.
MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA! JAYALAH INDONESIAKU!


0

PIALA KONFEDERASI

Posted by Unknown on 20.53
Piala Konfedrasi adalah kejuaraan sepak bola resmi yang diadakan FIFA yang mempertemukan kejuaraan dari setiap konfederasi yang berada di bawah naungan FIFA. Kejuaraan ini diselenggarakan setiap empat tahun sekali, yaitu setahun sebelum berlangsungnya Piala Dunia FIFA. Tempat Berlangsungnya kejuaraan ini biasanya adalah di negara Piala Dunia akan digelar tahun depannya. Sperti tahun ini adaah tuan umah Brazil yang akan menjadi tuan rumah dalam event dari FIFA ini.

Awalnya Piala Konfederasi diselenggarakan pertama kali di Arab Saudi dengan nama Piala Raja Fahd pada tahun 1992 hingga tahun 1997. Kemudian kejuaraan ini menjadi agenda FIFA dan diadakan pertama kali di Meksiko dengan nama Piala Konfederasi pada tahun 1999, hingga tahun 2005 ajang ini diadakan dua tahun sekali, kemudian akan diadakan kembali pada 2009 di Afrika Selatan sebagai ajang untuk melihat kesiapan dari Afrika Selatan untuk menggelar Piala Dunia tahun berikutnya. 
Tim-tim yang bertanding terbagi menjadi 6 negara juara konfederasi plus 1 tuan rumah dan 1 juara dunia.Awalnya Piala Konfederasi diselenggarakan pertama kali di Arab Saudi dengan nama Piala Raja Fahd pada tahun 1992 hingga tahun 1997. 
Kemudian kejuaraan ini menjadi agenda FIFA dan diadakan pertama kali di Meksiko dengan nama Piala Konfederasi pada tahun 1999, hingga tahun 2005 ajang ini diadakan dua tahun sekali, kemudian akan diadakan kembali pada 2009 di Afrika Selatan sebagai ajang untuk melihat kesiapan dari Afrika Selatan untuk menggelar Piala Dunia tahun berikutnya. Tim-tim yang bertanding terbagi menjadi 6 negara juara konfederasi plus 1 tuan rumah dan 1 juara dunia.

1

ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL

Posted by Unknown on 20.48

Analisis Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor :
Suatu Produk Nasional Neto dikurangi dengan pajak tak langsung dan ditambah dengan subsidi. Jumlah inilah yang diterima faktor produksi yang dimiliki penduduk suatu negara . Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor merupakan penjumlahan dari lima hal, yaitu :

a.       Upah atau gaji yang diterima buruh atau karyawan
b.      Pendapatan dari seseorang yang melakukan bisnis individu (bukan perusahaan)
c.       Keuntungan perusahaan
d.      Pendapatan bunga selisih dari perusahaan
e.       Pendapatan sewa
Model Anlalisis dengan Variabel Investasi dan Tabungan

Model Analisis dengan variabel investasi tabungan :
Pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi suatu barang atau jasa yang lebih banyak lagi , atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal.
Tujuan dari pelaksanaan model analisis dengan variabel investasi tabungan ini adalah mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasiaan mesin dan pabrik.
Angka Pengganda

Angka pengganda atau multiplier :
Hubungan kasual antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional. Jika angka pengganda tersebut mempunyai angka yang tinggi, maka dengan perubahan yang terjadi pada variabel tersebut akan memengaruhi angka terhadap tingkat pendapatan nasional yang besar juga, dan sebaliknya. Perubahan pendapatan anasional itu ditunjukan oleh suatu anagka pelipat yang disebut dengan koefisien multiplier.
Proses multiplier:
Adanya perubahan pada variabel investasi menyababkan pengeluaran agregat menjadi berubah. Namun dari keseombangan pendapatan nasional tidak sebesar pertambahan investasi tersebut.
Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi Inflasi dan Pengangguran
Inflasi :
Suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat ketidak lancaran distribusi barang.
Tingkat inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik atau buruknya masalah ekonomi yang dihadapi oleh suatu negara. Bagi negara yang perekonomiannya baik, tingkat inflasi yang terjadi akan berkisar antara 2 sampai 4 persen per tahun. Tingkat inflasi antara 2 sampai 4 persen merupakan tingkat inflasi yang rendah sedangkan tingkat inflasi 7 sampai 10 persen merupakan tingkat inflasi yang tinggi.
Berdasarkan jenisnya inflasi dibagi menjadi 3 diantaranya yaitu :
1.      Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation)
2.      Inflasi desakan biaya (cost-push inflation)
3.      Inflasi karena pengaruh impor (imported inflation).
Sumber                        :

http://hendra-ruslim.blogspot.com/2012/05/resume-analisis-pendapatan-nasional.html

0

Teknologi Sepatu Nike dan Adidas

Posted by Unknown on 06.30
Penggunaan teknologi canggih juga diterapkan dalam dunia sepak bola. Tidak hanya pada lapangan, namun kini sudah  merambah pada pembuatan sepatu sepak bola. Dua merek ternama seperti Nike, Adidas mengklaim teknologi terbaru dalam sepatu mereka.

Berikut beberapa teknologi yang di terapkan brand brand tersebut pada sepatu sepak bola keluaran mereka.
NIKE Sangat fenomenal dengan sepatu Mercurial yang di endorse lewat Cristiano Ronaldo. Seri terbaru Nike Mercurial Superfly ini menggunakan bahan Upper Single Teijin yang sangat ringan, sehingga sepatu ini diklaim sebagai sepatu paling ringan di dunia, dengan berat 187 gram.

Label flyware menandakan kekuatan serat fibre yang dijahitkan pada seliling sepatu. Ini ibarat kawat baja di jembatan gantung. Teknologi Carbon yang di pasangkan pada out sole sepatu ini, kian menancapkan Nike sebagai brand sepatu yang paling berteknologi.

Harga yang di tawarkan untuk sepatu sepak bola Nike Mercurial superfly sekitar Rp. 4 jutaan. Sejumlah pemain yang merumput di liga Indonesia juga  memakai seri Nike yaitu Nike Mercurial Vapor V. Namun, seri ini tidak menggunakan teknologi superfly.

Vapor Traction System adalah teknologi pada sepatu Nike yang memberikan akselerasi low profile dan multi directional grip. dan stud yang mempunyai daya cengkram tingkat tinggi sehingga mendukung kecepatan berlari.

Penggunaan Glass Fiber pada Nike berfungsi sebagai pelindung tumit, yang ringan , stabil, dan meminimalisir resiko terpleset. menciptakan kenyamanan luar biasa dan memungkinkan pemain mempertahankan kecepatannya dalam lapangan.
 
Adidas, perusahaan sepatu Jerman ini juga menggunakan teknologi yang tidak kalah canggih. Pada seri ADI PURE dibuat dengan kualitas material 100% Kulit asli, kulit halus, dan pre-moulded sockliner. menjadikan sepatu ini sangat nyaman dan ringan.

Teknologi yang digunakan diberi nama Traxion Technology, dengan desain telapak sepatu yang tansparan, teknologi ini memberi ketepatan dan kecepatan mengontrol bola.

Seri terbaru Adidas untuk futsal adalah seri Adidas F50 ADIZERO yang diklaim merupakan sepatu sepakbola paling ringan di dunia.  Sepatu produksi perusahaan yang didirikan oleh  Adolf (Adi) Dassler ini  menggunakan bahan Kulit Sintetik dengan berat 165 gr.

Meski tidak secanggih ADI PURE, namun lewat penggunaan bahan SprintSkin terbaru digunakan pada Adidas F50 adiZero, tentu sangat tepat digunakan untuk pemain futsal. Penggunaan Lapisan sintetis Microfibre Polyurethane berfungsi untuk mengurangi berat sepatu dan memberikan kenyamanan yang maksimal di kaki para pemain.
Sumber:
  • Adidas Football Shoes
  • Nike Store

0

Pendapatan Nasional

Posted by Unknown on 06.23
Pendapatan Nasional ialah Pendapatan yang dihasilkan suatu negara dalam periode tertentu yang berasal dari penggunaan faktor-faktor produksi yang tersedia. Pendapatan Nasional dapat dijadikan indikator kemampuan dan kualitas sumberdaya yang dimiliki suatu negara. Semakin baik sumberdaya suatu negara, maka relatif besar pula Pendapatan Nasional-nya. Sumberdaya disini tidak hanya terbatas Sumberdaya Alam, tapi juga termasuk Sumberdaya Manusia. Contohnya Jepang walaupun Sumberdaya Alam sedikit akan tetapi Sumberdaya Manusia yang unggul membuat Pendapatan Nasional-nya tinggi.

Data Pendapatan Nasional suatu negara diperlukan untuk mengetahui tingkat kemakmuran masyarakat suatu negara dan juga untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun. Selain itu data Pendapatan Nasional  juga diperlukan untuk mengetahui struktur ekonomi suatu negara. Data Pendapatan Nasional  ini tentu akan mempermudah pemerintah dalam mengambil kebijakan ekonomi baik negara maupun daerah.

Pendapatan Nasional dapat dikelompokkan dalam beberapa sektor usaha, yakni sebagai berikut  :

1.      Sektor Agro dan Kelautan; terdiri dari sub-sektor pertanian, sub-sektor perkebunan, sub-sektor peternakan, dan sub-sektor perikanan.
2.      Sektor Pertambangan; terdiri dari sub-sektor pertambagan migas dan sub-sektor pertambangan non-migas.
3.      Sektor Kekayaan Alam lain; terdiri dari sub-sektor air, sub-sektor tanah, dan lain sebagainya.
4.      Sektor Industri; terdiri dari sub-sektor industri besar dan sub-sektor industri UKM
5.      Sektor Pariwisata; terdiri dari sub-sektor hotel, sub-sektor restoran, dan sub-sektor tempat wisata.
6.      Sektor Perhubungan; terdiri dari sub-sektor transportasi udara, sub-sektor transportasi laut, dan sub-sektor transportasi darat.
7.      Sektor Properti.
8.      Sektor Distribusi Barang.
9.      Sektor Bank dan Lembaga Keuangan Lain.
10.  Sektor Jasa Lain.

Konsep - Konsep Pendapatan Nasional

Berikut adalah beberapa konsep pendapatan nasional

Produk Domestik Bruto (GDP)


Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
Pendapatan nasional merupakan salah satu ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara

Produk Nasional Bruto (GNP)


Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.

Pendapatan Nasional Neto (NNI)


Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.

Pendapatan Perseorangan (PI)


Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).

Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)


Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.

Metode Penghitungan Pendapatan Nasional
Metode perhitungan Pendapatan Nasional dapat dibagi menjadi 3 metode perhitungan, yakni:
Metode Produksi
Metode Produksi menjelaskan bahwa Pendapatan Nasional diperoleh dari jumlah nilai produksi sektor produktif yang dihasilkan seluruh Warga Negara didalam suatu negara dalam periode 1 tahun. Hasil dari perhitungan Metode Produksi dikenal dengan Produk Domestik Bruto (GDP).
Secara Matematis Metode Produksi dapat dijadikan persamaan sebagai berikut:







dimana:

 Pq = Harga Produk
 Qn = Produk Masing-masing Sektor
Metode Pendapatan
Metode ini menjelaskan bahwa Pendapatan Nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan pendapatan yang diterima dari faktor-faktor produksi. Perhitungan ini terdiri dari variabel-variabel faktor produksi, yakni Upah (W), Modal Bunga (i), Sewa (R), dan Kemampuan menghasilkan profit (P). Hasil penjumlahan ini disebut dengan Pendapatan Nasional Netto (NNI)





Secara Matematis Metode Pendapatan dapat dijadikan persamaan sebagai berikut:
Metode Pengeluaran
Metode ini menjelaskan bahwa Pendapatan Nasional diperoleh dengan menjumlahkan pengeluaran terhadap barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara. Metode ini terdiri RT Konsumen (C), RT Swasta (I), RT Pemerintah (G), dan Export Netto (X-M).  Hasil penjumlahan ini disebut dengan Produk Nasional Bruto (GNP).




Secara Matematis Metode Pengeluaran dapat dirumuskan menjadi persamaan sebagai berikut: 









PENDAPATAN NASIONAL SEBAGAI  ALAT PEMBANDING PERTUMBUHAN EKONOMI

Dari data Pendapatan Nasional dari tahun ke tahun tentu dapat diketahui tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Untuk dapat mengetahui perbandingan pertumbuhan ekonomi dapat dicari
dengan rumus:







dimana:

GNPn     = GNP tahun ini
GNPn-1  = GNP tahun lalu
PENDAPATAN NASIONAL SEBAGAI ALAT ANALSIS TINGKAT KEMAKMURAN
Tingkat kemamuran dapat dilihat dengan membandingkan antara presentase pertumbuhan ekonomi


dengan presentase pertumbuhan penduduk. Tingkat kemakmuran dapat dirumuskan:


PENDAPATAN NASIONAL SEBAGAI ALAT ANALSIS PENDAPATAN PERKAPITA
Pendapatan Perkapita dapat dirumuskan dengan:








Masalah & Keterbatasan Perhitungan PDB
a.   Perhitungan PDB dan Analisa Kemakmuran

Perhitungan PDB akan memberikan gambaran ringkas tentang tingkat kemakmuran suatu negara, dengan cara membaginya dengan jumlah penduduk (disebut PDB per kapita). Menurut PBB, sebuah negara dikatakan miskin bila PDB per kapitanya lebih kecil daripada US$ 450,00. Berdasarkan standar ini, maka sebagian besar negara-negara di dunia adalah negara miskin. Suatu negara dikatakan makmur/kaya bila PDB perkapita lebih besar daripada US$ 800.
 Kelemahan dari pendekatan di atas adalah tidak memperhatikan aspek distribusi pendapatan. Akibatnya angka PDB per kapita kurang memberikan gambaran rinci tentang kondisi kemakmuran suatu negara. Misalnya, walaupun Amerika Serikat yang PDB perkapitanya US$ 29.080 (tahun 1997), namun negara itu masih terus bergelut dengan masalah kemiskinan dan pengangguran, terutama di kalangan warga kulit hitam ataupun pendatang (kulit berwarna). Bahkan secara absolut tampaknya jumlah penduduk miskin di Amerika serikat akan bertambah.

Faktor utama pemicu gejala di atas adalah masalah distribusi pendapatan.
Walaupun distribusi pendapatan di USA relatif baik, tetapi belum sempurna untuk membuat seluruh penduduknya menjadi makmur. Bahkan untuk faktor produksi non tenaga kerja, terutama uang dan modal, distribusi penguasaannya sangat buruk. Pada tahun 1996, sekitar 46% aset finansial  dikuasai hanya oleh sekitar 1% penduduk.
b. Perhitungan PDB dan Masalah Kesejahteraan Sosial

Umumnya ukuran tingkat kesejahteraan yang dipakai adalah tingkat pendidikan, kesehatan dan gizi, kebebasan memilih pekerjaan dan jaminan masa depan yang lebih baik. Ada hubungan yang positif antara tingkat PDB per kapita dengan tingkat kesejahteraan sosial. Makin tinggi PDB per kapita, tingkat kesejahteraan sosial makin membaik. Hubungan ini dapat dijelaskan dengan menggunakan logika sederhana. Jika PDB per kapita mkin tinggi, maka daya beli masyarakat, kesempatan kerja serta masa depan perekonomian makin membaik. 

Sehingga gizi, kesehatan, pendidikan, kebebabasan memilih pekerjaan dan jaminan masa depan, kondisinya makin meningkat. Tapi dengan catatan, peningkatan PDB per kapita disertai perbaikan distribusi pendapatan.
Masalah mendasar dalam perhitungan PDB adalah tidak diperhatikannya dimensi nonmaterial. Sebab PDB hanya menghitung output yang dianggap memenuhi kebutuhan fisik/ materi yang dapat diukur dengan nilai uang.

Sedangkan output yang tidak terukur dengan uang, misalnya ketenangan batin yang diperoleh dengan menyandarkan hidup pada norma-norma agama/spiritual tidak dihitung. Sebab, dalam kenyataannya kebahagiaan tidak hanya ditentukan oleh tingkat kemakmuran, tetapi juga ketenangan batin.
Jadi kita tidak bisa serta merta mengatakan bahwa kesejahteraan sosial di negara-negara kaya(Amerika Serikat dan Jepang) adalah jauh lebih baik dibanding di negara-negara miskin (misal Bhutan dan Nepal). Karena, tingkat kejahatan dan tingkat bunuh diri di negara-negara kaya tersebut lebih tinggi di banding negara-negara miskin.
c.  PDB Per Kapita dan Masalah Produktivitas

Untuk memperoleh perbandingan produktivitas antar negara, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

1.      Jumlah dan komposisi penduduk :

Bila jumlah penduduk makin besar, komposisi-nya sebagian besar adalah penduduk usia kerja (15-64 tahun) dan berpendidikan tinggi (> SLA), maka tingkat output dan produktivitasnya dapat makin baik.
2.      Jumlah dan struktur kesempatan kerja :

Jumlah kesempatan kerja yang makin besar memperbanyak penduduk usia kerja yang dapat terlibat dalam proses produksi. Tetapi komposisi kerja pun mempengaruhi tingkat produktivitas. Sekalipun kesempatan kerja sangat besar, tetapi semuanya adalah kesempatan kerja sektor pertanian, produktivitas pekerja juga tidak tinggi. Sebab sektor pertanian umumnya memiliki nilai tambah yang rendah. Jika kesempatan kerja yang dominan berasal dari sektor kegiatan ekonomi modern (industri dan jasa), maka output per pekerja akan relatif tinggi, karena nilai tambah kedua sektor tersebut amat tinggi.

3.      Faktor-faktor nonekonomi :

Yang tercakup dalam faktor-faktor nonekonomi antara lain etika kerja, tata nilai, faktor kebudayaan dan sejarah perkembangan. Jepang pantas menjadi negara yang produktif sebab selain jumlah penduduk yang banyak, berpendidikan tinggi dan umumnya bekerja di sektor modern, mereka juga memiliki etika kerja yang baik, menjujung tinggi kejujuran dan penghargaan tergadap senior. Dan Jepang juga merupakan negara yang selama kurang lebih 3.000 tahun terus menerus membangun dirinya menjadi bangsa modern, walaupun pembangunan ekonomi modernnya baru dimulai dua abad yang lalu.
d. Penghitungan PDB dan Kegiatan-kegiatan Ekonomi Tak Tercatat (Underground Economi)

Angka statistik PDB Indonesia yang dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik hanya mencatat kegiatan-kegiatan ekonomi formal. Karena itu, statistik PDB belum mencerminkan seluruh aktivitas perekonomian suatu negara. Misalnya, upah pembantu rumah tangga di Indonesia tidak tercatat. Begitu juga dengan kegiatan petani buah yang langsung menjual produknya ke pasar.

Di negara-negara berkembang, keterbatasan kemampuan pencatatan lebih disebabkan oleh kelemahan administratif dan struktur kegiatan ekonomi masih didominasi oleh kegiatan pertanian dan informal. Tetapi di negara-negara maju, kebanyakan kegiatan ekonomi yang tak tercatat disebabkan oleh karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan ilegal atau melawan hukum. Padahal, nilai transaksinya sangat besar. Misalnya, kegiatan penjualan obat bius dan obat-obat terlarang lainnya.



Sumber                        :

Copyright © 2009 BLOG YUDIE SETYADI All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.